TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Demo KPK, GEMAKI Minta Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi yang Menyeret Sekda Aceh Tengah Subhandhy

Jatim Aktual, Jakarta – Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Antikorupsi (GEMAKI) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta mengambil alih beberapa kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah, Subhandhy.

Mereka melakukan aksi demonstrasi depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (4/1/2023).

Dalam orasinya, koordinator aksi Mohammad Fajar menyampaikan curiga dalam penangan kasus dugaan korupsi beberapa paket peningkatan jaringan irigasi dari dana APBK tahun 2018 oleh Aparat Penegak Hukum (APH) Aceh Tengah.

BACA JUGA:  Aksi Jilid II, Pegiat Antikorupsi Desak KPK Periksa Anggota DPRD Jatim Fraksi Demokrat Zainal Abidin Soal Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah

“Penangan kasus ini seperti tidak ada ujungnya, jalan di tempat bahkan ada indikasi ada pengamanan perkara,” kata Fajar depan KPK.

“KPK harus turun tangan, ambil alih dan usut tuntas,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Resmikan Gedung Yayasan DHMS Lamongan, LaNyalla Sebut Negara Krisis Akhlak dan Adab

Fajar meminta KPK segera panggil dan periksa Sekda Aceh Tengah Subhandhy.

“Subhandhy ini seperti kebal hukum, masak aparat kepolisian di sana yang mengusut kasusnya belum bisa mentersangkakan, rakyat kan dibuat bingung dan curiga,” jelasnya.

“Kami percaya ke KPK. Kasus ini akan selesai kalau KPK yang menangani. Segera panggil dan periksa Subhandhy,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Geruduk KPK, Aktivis Antikorupsi Minta Tangkap Kepala Seksi DBPR Tangsel

Fajar memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi depan KPK hingga Subhandhy diperiksa.

“Sebelum Subhandhy belum diperiksa KPK, maka pastikan kami akan demo terus karena terduga koruptor tidak boleh berkeliaran di Indonesia,” tutup Fajar.