TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Selain Demo Soal Kasus Korupsi PT WUS, KMS Minta KPK Audit Rumah Mewah Milik Bupati Sumenep Achmad Fauzi

Jatim Aktual, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta serius untuk mengambil alih dan mengusut kembali kasus korupsi PT WUS yang diduga melibatkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Hal itu disampaikan oleh Kaukus Muda Sumenep (KMS) saat melakukan aksi demonstrasi depan Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (25/1/2023).

Menurut koordinator aksi, Mohammad Azizi, dugaan keterlibatan Achmad Fauzi karena sudah beberapa kali disebut dalam persidangan namun Kejati Jatim yang menangani kasus tersebut tidak pernah memeriksanya.

“Achmad Fauzi itu sangat kuat diduga terlibat karena sering disebut dalam persidangan namun mirisnya tidak pernah diperiksa,” kata Azizi depan KPK.

BACA JUGA:  Masyarakat Apresiasi Kebaikan Wabup Yulius Maulana yang Sering Berbagi Rejeki

Bahkan Azizi menduga telah terjadi persekongkolan dalam penanganan perkara sehingga Achmad Fauzi tidak tersentuh hukum.

“Namun mudah dibaca, masyarakat juga bisa menilai kalau proses perkara tersebut terindikasi ada persekongkolan makanya Fauzi seperti kebal hukum,” ungkapnya.

Karena itu, Azizi meminta KPK untuk mengambil alih dan mengusut kembali kasus tersebut.

“Kami percaya KPK untuk mengusut kasus ini, KPK harus ambil alih dan segera periksa Achmad Fauzi,” ucapnya.

Selain itu, Azizi meminta KPK untuk memeriksa harta kekayaan Achmad Fauzi karena dianggap tidak sesuai dengan LHKPN.

BACA JUGA:  BUNTUT PERNYATAAN RENDAHKAN WARTAWAN, JURNALIS BERSATU SEMADURA DEMO DESAK KAPOLRES SAMPANG DICOPOT

“Pejabat yang tidak melaporkan kekayaannya secara jujur artinya ada masalah, jangan-jangan ada aliran duit haram dari hasil korupsi,” terangnya.

Azizi menyebut rumah mewah Achmad Fauzi di Batuan Sumenep tidak masuk LHKPN.

“Ada rumah mewah di Batuan Sumenep dan itu milik Bupati dan setelah dicek di LHKPN tidak ada, artinya Achmad Fauzi tidak taat aturan dan mengundang kecurigaan yang harus diaudit oleh KPK,” jelasnya.

Lebih lanjut, Azizi menilai Achmad Fauzi yang saat ini menjabat Bupati Sumenep tidak bisa bekerja dengan baik dan yang ditampilkan hanya pencitraan belaka.

BACA JUGA:  FPPK Kembali Demo Mabes Polri, Minta Copot Kapolres Sumenep Terkait Rokok Ilegal

“Sekarang Achmad Fauzi menjadi Bupati yang disebukkan dengan pencitraan padahal kinerjanya buruk sekali,” terangnya.

“Mengatasi rokok ilegal yang meraja lela di Sumenep saja tidak bisa apalagi yang lain,” lanjutnya.

Azizi akan memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi sampai tuntutannya ditindak lanjuti oleh KPK.

“Sumenep tidak boleh dipimpin oleh Bupati yang punya track record jelek terduga koruptor. Oleh karena itu KPK harus periksa Achmad Fauzi dan aksi ini sebagai penyeimbang dari pencitraan yang dilakukan Achmad Fauzi di media,” tutup Azizi.