TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Warga Ogan Ilir Meninggal Usai Ditangkap Polisi, Ketum Badko HMI Sumbagsel Minta Kapolri Copot Kapolres Lampung Utara

Jatim Aktual, Jakarta – Ketua Umum Badko HMI Sumbagsel Dede Irawan menyoroti meninggalnya almarhum Firullah, warga Desa Muara Penimbung Ilir, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan usai di duga di tangkap , dianiayah hingga meninggal dunia

Menurut dede, banyak kejanggalan almarhum Firullah harus segera diungkap dan pelakunya harus diproses hukum.

“Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi, harus diungkap secara transparan karena nyawa tidak bisa ditukar dengan apapun apalagi ini menyangkut Hak asasi manusia ,” ungkap dede dalam keterangannya, minggu di selala persiapan Hut Hmi (5/2/2023).

BACA JUGA:  Duga Terlibat Dalam Kasus Suap Apartemen di Yogyakarta, PB HMI Minta KPK Tersangkakan Dirut PT Summarecon Agung

Ketua umum badko hmi sumbagsel ini akan terus mengawal kasus ini yang sudah di lakukan istri almarhum di jakarta dengan membuat Laporan di Provam mabes polri , komnas ham, LPSK, kompolnas Dll

BACA JUGA:  Soroti Meninggalnya Warga Ogan Ilir Usai Ditangkap Polisi, Koodinator Aktivis Sumsel-Jakarta Harda Belly: Kapolres Lampung Utara Harus Bertanggung Jawab

Dalam pristiwa tersebut dede sangat menyayangkan dikarenakan institusi polri sedang berbenah pasca kasus sambo. Dan harapan kami kapolri bisa mengambil sikap tegas dengan mencopot oknum Kapolres Lampung Utara dan oknum kasat Reskrim serta provam memeriksa seluruh oknum yg terlibat dalam kasus tersebut agar rasa keadilan bisa di rasakan .

BACA JUGA:  LaNyalla Minta Pemerintah Serius Berantas Pungli

Menurut pengakuan istrinya, Iriani, sejumlah polisi mengaku dari Lampung datang menjemput suaminya tanpa perlawanan dan dalam keadaan sehat namun dipulangkan dalam keadaan wafat dengan terdapat lebam di wajah dan paha hingga kaki mengalami patah.

“Banyak saksinya, suami saya baik baik saja saat ditangkap bahkan suami saya tidak melawan sama sekali,” ungkapnya.