TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Duga Terlibat Kasus Korupsi PT SMS, Aktivis Antikorupsi Demo KPK Minta Tangkap Gubernur Sumsel Herman Deru

Jatim Aktual, Jakarta – Sejumlah Pemuda mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru ditangkap karena diduga menerima aliran uang korupsi penyalahgunaan wewenang kerjasama pengangkutan batubara PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS).

Mereka mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Lawan Korupsi (GMLK) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung merah putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan, pada jumat (10/3/2023).

Menurut Ananda Faqih, koordinator aksi tersebut mengatakan bahwa aksinya dilakukan sebagai tindak lanjut dari aksi sebelumnya yang sampai saat ini belum juga ada tindakan dari tuntutannya.

BACA JUGA:  LaNyalla Minta Ruang Digital Bersih dari Sampah Judi Online

“Ini aksi kedua kami (Jilid 2). Sebelumnya kami sudah melakukan aksi demonstrasi, namun sampai hari ini belum ada tindak jelas dari KPK untuk mengusut dugaan keterlibatan Herman Deru dalam kasus korupsi di BUMD Sumsel, PT SMS,” katanya.

Faqih menilai, kasus korupsi di PT SMS diduga kuat melibatkan Gubernur Herman Deru. Karena, menurutnya, Sebagai Pemimpin atau Gubernur pasti mengetahuj soal keuangan di PT SMS sebagai BUMD Sumsel.

BACA JUGA:  Aktivis Harda Belly Apresiasi Wali Kota Lubuk Linggau Usai Menerima Penghargaan Satyalencana Wira Karya Dari Presiden Jokowi

“Kami minta KPK tidak boleh tebang pilih, Herman Deru harus segera ditersangkakan. Herman Deru sebagai Gubernur pasti tau betul kondisi PT SMS karena PT SMS adalah BUMD yang mana sahamnya milik Pemprov Sumsel,” terangnya.

Selain itu, Faqih menyatakan bahwa Herman Deru sebagai Gubernur Sumsel menjadi orang yang paling bertanggung jawab terkait korupsi di PT SMS, harusnya KPK harusnya periksa karena dia diduga mendapat uang hasil korupsi.

BACA JUGA:  Duga Banyak Mafia Proyek, FORMASA Demo KPK Minta Turun Ke Kab. Musi Banyuasin Sumsel

“KPK tidak boleh mengesampingkan dugaan keterlibatan Herman Deru. Sebagai Gubernur dan orang yang paling bertanggung jawab, Herman Deru harus diperiksa karena diduga mendapat aliran uang haram hasil korupsi tersebut,” jelasnya.

Faqih mengancam akan terus melakukan aksi demontrasi sampai berjilid-jilid, sampai Gubernur Sumsel dijadikan tersangka oleh KPK.

“Kami pastikan, aksi ini akan berjilid-jilid, kalau Herman Deru belum dijadikan tersangka. Kami menantang keseriusan KPK dalam memberantas korupsi di negeri ini,” tutup Faqih