Kawal Kasus Dugaan Korupsi KUR Dan KUPEDes Di Bank Plat Merah Sumenep, KMS Akan Minta Kejagung Melakukan Supervisi


Kasus dugaan korupsi miliaran rupiah di salah satu Bank BUMN Sumenep yang diselewengkan dari uang penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Pedesaan (KUPEDes) dari tahun 2015-2018 mendapat sorotan dari pegiat antikorupsi, Moh. Hafidz Kudsi. Kasus tersebut sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sumenep.

Menurut Hafidz yang merupakan Ketua Bidang Aksi & Advokasi Kaukus Muda Sumenep (KMS), kasus seperti ini sudah sering kali terjadi dengan modus yang sama yaitu fiktif.

BACA JUGA:  ASN Yang Melakukan Pemalsuan Dokumen Dilaporkan Ke Polres Sampang

Dana yang semestinya diperuntukkan untuk hajat orang banyak yaitu guna membantu meningkatkan UMKM diselewengkan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab.

“Mereka yang punya wewenang dengan mudah memanipulasi data, program tersebut dinikmati sendiri dan kelompoknya sehingga tidak tepat sasaran, UMKM dan perekonomian desa yang semestinya semakin meningkat ternyata tidak ada kemajuan karena dikorupsi,” kata Hafidz dalam keterangannya yang diterima media, Rabu (25/05/2022).

Hafidz mendesak Kejari Sumenep untuk segera menuntaskan kasus tersebut bahkan Hafidz akan mengawal kasus ini dengan meminta Kejaksaan Agung untuk melakukan supervisi.

BACA JUGA:  Sorot Gap Pendidikan, LaNyalla Minta Pemerintah Hadirkan Kebijakan Tekan Kesenjangan

“Kejari kan sudah mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus ini namun sampai saat ini belum jelas tindak lanjutnya, kalau ini terus berlarut-larut dan belum ada yang menjadi tersangka maka kami (KMS) akan bawa ini ke Kejagung,” ungkapnya.

“Kami akan meminta Kejagung melakukan supervisi bahkan bisa saja nanti diambil alih oleh Kejagung,” tambahnya.

Lebih lanjut, putra asli Sumenep yang sedang kuliah di Ibu Kota itu akan terus melakukan konsolidasi dengan mahasiswa Sumenep yang ada di Jakarta untuk mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

BACA JUGA:  Musyda IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap Terpilih Sebagai Ketua Umum Periode 2022-2024

“Kami akan kawal dari pusat, jangan sampai pelakunya bebas berkeliaran setelah merampok uang rakyat,” kecamnya.

Diketahui, Kejari Sumenep telah mengeluarkan surat penyidikan (Sprindik) dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi pada penyaluran dana KUR dan KUPEDes oleh salah satu Bank BUMN di Sumenep dari tahun 2015-2018.