Aktivis Antikorupsi Gelar Demo Terkait Dugaan Korupsi Program UMKM Kemnaker RI

Jatim Aktual, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) menyalurkan bantuan untuk memperdayakan masyarakat. Melalui cara ini Kemnaker RI berupaya untuk mengurangi pengangguran di dalam negeri.

Mengutip dari Koran Tempo, 15 Oktober 2021. Direktur Bina Perluasan dan Kesempatan Kerja Kemnaker RI menyampaikan, Program Kemnaker merupakan strategi terbaik pemerintah, apalagi pada situasi pandemi yang membuat perekonomian sangat down. Program TKM Inkubasi Bisnis dan TKM Lanjutan menargetkan sebanyak 100.000 unit usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM).

BACA JUGA:  Kompas Ancam Demo Lanjutan DPP PKB Kawal Kasus Dugaan Asusila Oknum Anggota DPRD Sumenep Fraksi PKB

Kali ini Forum Mahasiswa Nusantara (FMN) melakukan aksi yang ke dua kalinya di Gedung Kemnaker RI. Rabu, 15 Juni 2022.

“Aksi ini merupakan yang ke dua kalinya di Kemnaker RI, untuk mengawal terkait dugaan korupsi atau pemotongan dana UMKM, agar program tersebut transparan,” kata koordinator aksi Moh. Baihaqi.

BACA JUGA:  Proyek Jalan Dinas PUPR Pamekasan Duga Dikorupsi, Pamekasan Progress Demo KPK Minta Diusut Tuntas

Selain itu FMN juga mendesak, Sopyan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan agar bertanggung jawab.

BACA JUGA:  Nakes Honorer Datangi Ketua DPD RI Curhat Soal Surat Edaran Menpan-RB

“Sopyan selaku PPK harus diperiksa oleh pihak yang berwenang, baik KPK, Kejagung, atau Bareskrim Polri terkait dugaan pemotongan dana TKM, karena dia bertanggung jawab akan hal tersebut,” ujarnya.

Dalam aksi penyampaian pendapat FMN memainkan teatrikal dan teater dengan dialog ringan, dengan menampilkan usaha UKMK; nasi goreng, buku, helm, hingga usaha sepatu.