TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

TUDING KEBIRI WARTAWAN, JURNALIS BERSATU DEMO MAPOLDA JATIM MINTA KAPOLRES SAMPANG DIMUTASI

Jatim Aktual, Jakarta – Pasca beredarnya video viral dari Kapolres Sampang AKBP Arman, saat menemui peserta audiensi dari sejumlah Jurnalis, dimana saat itu menyebutkan bahwa selama dirinya memimpin Sampang, maka wartawan yang tidak UKW tidak usah dilayani.

Tentunya pernyataan tersebut membuat sejumlah Jurnalis yang berada di Indonesia sakit dan geram akibat ucapan yang dilontarkan Kapolres Sampang.

Mengetahui kebebasan pers saat ini sudah terkebiri, lantas puluhan Jurnalis dari beberapa daerah melakukan aksi demonstrasi di halaman Mapolda Jatim (20/6).

BACA JUGA:  Formasa Demo KPK Minta Usut Dugaan Korupsi 3 Proyek Ogan Ilir Senilai 96 Milyar Yang Diduga Dikerjakan Kerabat Wagub Sumsel Mawardi Yahya

Mereka meminta kepada Kapolda Jatim agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti, karena antara Dewan Pers dan Kapolri sudah ada MoU.

Sayangnya dalam aksi tersebut puluhan jurnalis ini merasa sangat kecewa, pasalnya aksi damai dari puluhan jurnalis ini tidak ada pihak perwakilan Polda Jatim yang mau menemui masa aksi.

BACA JUGA:  Malaysia Harus Perlakukan Korban Perdagangan Manusia asal Indonesia Secara Manusiawi

Dalam konferensi pers Korlap Aksi Bayu Pangarso menyampaikan sangat menyesalkan sikap dari Polda Jatim yang tidak mau menemui dan meminta hanya perwakilan.

“Kami dari Jurnalis Bersatu meminta untuk pihak Kapolda Jatim bisa menemui kami semua,” Terangnya.

BACA JUGA:  Aksi Jilid III Depan KPK, Gemaki Minta Usut Dugaan Komitmen Fee Yang Diterima Anggota DPR RI Fraksi PDIP Sri Rahayu Pada Proyek PUPR Di Blitar

“Tuntutan kami dalam aksi Jurnalis Bersatu, meminta Kapolda Jatim untuk mencopot AKBP Arman sebagai Kapolres Sampang, dan meminta untuk AKBP Arman meminta maaf secara terbuka kepada Jurnalis se- Indonesia,” Imbuhnya.

“Para jurnalis bersatu akan menggelar aksi lanjutan karena masih belum ada titik temu terkait kapolres Sampang tersebut” Pungkasnya.(Red)