BUNTUT PERNYATAAN RENDAHKAN WARTAWAN, JURNALIS BERSATU SEMADURA DEMO DESAK KAPOLRES SAMPANG DICOPOT

Jatim Aktual, Jakarta – Setelah vidio viral pernyataan Kapolres Sampang AKBP Arman dalam audensi beberapa waktu lalu, memantik reaksi dari kalangan jurnalis dan LSM se Madura bahkan se-Indonesia mengecam dan menolak keras pernyataan yang dianggap tidak mempunyai dasar hukum.

Ratusan massa aksi yang berasal dari jurnalis dan LSM dari Sampang, Pamekasan, Bangkalan dan Sumenep melakukan aksi demo di depan pintu masuk Kantor Polres Sampang Madura Jawa Timur pada Senin (20/06/2022).

BACA JUGA:  Ketum Republik Sebut Puan Sosok Pemimpin Yang Dekat Dengan Rakyat

Agus Priyanto SH selaku korlap aksi demo mengatakan ,” Kami tidak butuh berita, kami hadir disini karena terusik, sebelumnya kami tidak mengusik polres sampang,” teriak Agus dalam orasinya.

Dalam tuntutannya, mereka meminta agar AKBP Arman segera angkat kaki dari sampang.

BACA JUGA:  LaNyalla Sebut Kesetaraan Gender Masih di Atas Kertas, Perlu Kebijakan Spesifik

“Segera AKBP Arman hengkang dari Sampang dan kami akan menunggu Kapolres di Jakarta, kami ingin menyelamatkan Institusi ,” jelasnya

Massa aksi melaukan orasi secara bergiliran dengan tuntutan yang sama agar Kapolres Sampang menarik ucapannya dan segera hengkang dari sampang.

Hernandi Kusuma Hadi yang di kenal sebagai jurnalis senior di Sampang mengatakan bahwa pernyataan AKBP Arman saat audensi tidak mempunyai dasar hukum.

BACA JUGA:  Pakar: UUD 1945 Bukan Diamandemen, Tapi Diganti UUD Reformasi 2002

“Sangat menyakitkan karena apa yang disampaikan Kapolres Arman tidak ada dasar hukumnya,” terangnya.

Menurutnya wartawan dibatasi jika tidak terdaftar di Dewan Pers, AKBP Arman hanya mencari sensasi dan telah mempermalukan masyarakat sampang.

“Saya malu karena pernyataan yang kurang berkelas ini hingga viral ke seluruh pelosok negeri,” pungkasnya.