TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Aktivis Harda Belly Apresiasi Wali Kota Lubuk Linggau Usai Menerima Penghargaan Satyalencana Wira Karya Dari Presiden Jokowi

Jatim Aktual, Jakarta – Prestasi yang membanggakan berupa pemberian tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya (SWK) oleh Presiden Joko Widodo kepada Wali Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan Prana Putra Sohe mendapat apresiasi dari aktivis.

Pemberian tanda kehormatan tersebut diselenggarakan pada puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-29 di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (7/7/2022).

Aktivis pergerakan dan demokrasi Harda Belly menyampaikan bahwa penghargaan tersebut sebagai bukti keberhasilan Wali Kota Lubuk Linggau yang patut dibanggakan oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Tak Kunjung Ada Putusan, Sekretaris PW GMPI Jatim Desak Bupati Pamekasan Ambil Sikap Terkait Pilkades

“Tanda kehormatan yang diberikan Presiden ke Walkot Lubuk Linggau tentu sangat membanggakan dan patut diapresiasi,” kata Harda dalam keterangannya, Jumat (8/7/2022).

Tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya diberikan kepada Wali Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan Prana Putra Sohe karena telah berhasil meningkatkan program pembangunan sumber daya manusia dan bisa berinovasi dalam upaya penurunan angka stunting di Lubuk Linggau.

Harda yang merupakan aktivis kelahiran Sumsel yang saat ini tinggal di Jakarta berharap dengan penghargaan tersebut Libuk Linggau menjadi percontohon di Provinsi Sumatera Selatan.

BACA JUGA:  Polemik Angkutan Batu Bara Di Sumsel Tak Kunjung Selesai, Harda Belly: Kegagalan Gubernur Herman Deru

“Semoga Kabupaten/Kota yang lain di Sumsel juga bisa menorehkan prestasi yang sama karena pembangunan bukan hanya soal infrastruktur namun yang terpenting manusianya juga harus berkualitas dimulai dengan rendahnya kasus stunting,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Harda menyampaikan sinergisitas dan kolaborasi Pemda Libuk Linggau dengan program pemerintah pusat sudah menuai hasil. Sebab itu, menurut Harda, ke depan harus terus ditingkatkan dengan kebijakan yang tepat sasaran terkait dengan perbaikan gizi anak dan pemberdayaan Posyandu.

“Fokus pemerintah salah satunya menurunkan angka stunting dan Alhamdulillah sudah didukung oleh Pemda Libuk Linggau. Selanjutnya harus dipertahankan dan ditingkatkan yaitu kebijakan yang fokus pada pemberdayaan Posyandu dan gizi anak harus terjamin,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Duga Terlibat Kasus Korupsi PT SMS, Aktivis Antikorupsi Demo KPK Minta Tangkap Gubernur Sumsel Herman Deru

Menurut Harda, penentuan masa depan Indonesia bisa dilihat dari generasinya yang cerdas dan hal itu bisa diwujudkan apabila diperhatikan sejak bayi dengan menjamin kebutuhan gizinya hingga tumbuh berkembang dangan sehat.

“Kalau sudah sejak bayi diperhatikan gizinya dengan kebijakan yang tepat maka Indonesia akan menjadi negara maju karena generasinya tumbuh sehat dan cerdas,” tutup Harda.