TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dapat Bukti Baru, Aktivis Sumsel Jakarta Dalam Waktu Dekat Akan Laporkan Kembali Bupati Lahat Cik Ujang Ke Mabes Polri Terkait Ijazah Palsu

Jatim Aktual, Jakarta – Bupati Kabupaten Lahat kembali akan dilaporkan soal ijazah palsu ke polisi. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly.

Aktivis kelahiran Lahat ini mengatakan memiliki bukti tambahan soal ijazah palsu Cik Ujang.

Ia pernah melaporkan Ijazah palsu Cik Ujang dan dinyatakan SP3 karena ada dugaan permainan antara terlapor dengan pihak kepolisian yang saat itu ditangani oleh Ferdi Sambo sebagai Dirtipidum Mabes Polri.

BACA JUGA:  Ketua HMI Jakpustara Azhari Dz Dorong Pemprov DKI Bekerjasama dengan KPK Untuk Transpransi Anggaran

“Saya sudah mengantongi bukti tambahan soal ijazah palsu Cik Ujang. Dalam waktu dekat akan dilaporkan kembali ke Mabes Polri,” kata Harda dalam keterangannya, Senin (21/11/2022).

“Sebenarnya soal ijazah palsu ini tidak rumit bahkan bukti yang dimasukkan ke Mabes Polri sudah cukup namun dalam prosesnya yang ditangani oleh Ferdi Sambo yang saat itu menjadi Dirpitidum diduga ada kongkalikong atau pengamanan perkara sehingga bisa di SP3,” terangnya.

BACA JUGA:  Duga Dianiaya Polisi Sampai Meninggal, Istri Firullazi Lapor Ke Propam

Harda mengatakan sudah melakukan konsolidasi dan menyusun laporan untuk dimasukkan ke Mabes Polri.

“Saya sudah kumpulkan teman-teman mahasiswa dari Sumsel dan sudah disepakati dalam waktu dekat akan melaporkan ijazah palsu Cik Ujang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  8 Pejabat Pemprov Jatim Akan Dilaporkan Ke Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Rusunawa

“Setelah laporan masuk, kami jadwalkan untuk pengawalan dengan aksi demonstrasi agar kasus ini tidak menjadi mainan mafia hukum,” jelasnya.

Kasus ini, kata Harda, merupakan pencemaran pendidikan yang sengaja dilakukan oleh pejabat publik.

“Pendidikan sudah diinjak-injak oleh Cik Ujang, ini menjadi masalah serius dan harus mendapat perhatian oleh aktivis yang peduli pendidikan,” tutup Harda.